Edy Samsul

Saya adalah salah seorang staf pengajar di SMPN 2 Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Ayah dari 5 orang anak, 1 orang sudah bekerja dan 4 lainnya ...

Selengkapnya
Pilketos Mirip Pemilu Sebagai Ajang Belajar Demokrasi
Pilketos di sekolah

Pilketos Mirip Pemilu Sebagai Ajang Belajar Demokrasi

Proses Pemilihan ketua Osis (Pilketos) mirip Pemilu ataupun Pilkada di sekolah, termasuk di jenjang SMP sudah menjadi trend akhir-akhir ini. Tentu saja hal seperti ini akan berdampak positif bagi perkembangan karakter demokratis pada diri siswa sejak dini di sekolah.

Metode Pilketos mirip pesta demokrasi di Indonesia tersebut menjadi ajang pembelajaran demokrasi bagi siswa di sekolah. Siswa diperkenalkan bagaimana menjadi pemilih yang baik dan seperti apa proses Pemili ayau Pilkada.

Seperti diketahui, siswa yang masih duduk di jenjang SMP, dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama, kelak mereka bakal menjadi pemilih dalam Pemilu maupun Pilkada Bukan mustahil mereka juga ada yang menjadi kandidat yang akan dipilih oleh pemilih.

Landasan belajar berdemokrasi bagi siswa sejak jenjang SMP sebenarnya sudah ada. Program pembinaan kesiswaan melalui Osis pada sekretaris bidang V terdapat kegiatan Pembinaan Pendidikan Beroganisasi, politik dan kepemimpinan.

Berangkat dari hal tersebut, penyelenggaraan Pilketos dapat dilaksanakan mirip Pemilu atau Pilkada oleh perwakilan kelas di bawah bimbingan pembina Osis.

Proses Pilketos dimulai dari penjaringan kandidat Ketos, penetapan kandidat, Penyampaian visi dan misi sampai pada proses pemberian suara pada kandidat.

Tentu saja, Pilketos mirip pemilu atau Pilkada tersebut perlu mendapat dukungan dari unsur pimpinan sekolah, pembina Osis serta pembina kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Dengan demikian Pilketos mirip pelaksanaan Pemilu benar-benar dapat menjadi ajang belajar berdemokrasi bagi siswa.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Lanjutkan. Belajar demokratis sejak dini.

10 Aug
Balas

Terima kasih, buk...

10 Aug

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali